Selasa, 20 Maret 2018

Deburan Ombak Pantai Anyer

Keindahan Pantai Anyer dari Salsa Beach Hotel

Berlibur akhir pekan ke Pantai Anyer bisa menjadi pilihan yang menarik bagi bunda dan keluarga. Tanggal 3 Maret 2018 kemarin, kami menginap di Salsa Beach Hotel, yang berada di kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten. "Malam ini... bersama bulan aku menari. Gelap ini... di tepi pantai aku menangis." Sing a song, lagu lawas dari mas kaka dan mas bimbim ini seolah terdengar lirih disini.

Kami beserta rombongan sampai di penginapan sekitar pukul 20.00 WIB. Meletakkan perbekalan di kamar, bersih-bersih badan lalu makan malam di tepi pantai. Deburan ombak yang sesekali menghantam tepian karang terdengar. Airnya berkilau memantulkan sinar lampu dari atas kepala kami.

"Mama, itu pantainya. "Mba Vanya memekik kegirangan. Seolah ingin segera bergulat dengan pasir dan ombak.
"Iya mba, mari kita makan." Jawab mama sambil membetulkan posisi adik Aida yang mama tidurkan di kursi. Mba Vanya sudah berlari kearah tangga yang menuju ke deburan ombak. Untungnya abi buru-buru menahan dan membujuk agar makan malam dulu.

First time dinner with abi, di tepi pantai begini, haha...Kemana saja buk? Kemana saja boleh.

Setelah selesai dinner, mama langsung ke kamar, karena adik tetap terlelap. Padahal mama ingin sekali menatap bulan dan bermain air laut sebelum tidur. Berbeda dengan mba Vanya dan Abi yang bisa menikmati pantai dimalam hari. Bermain pasir dan berlari-larian. Menari-nari di bawah sinar rembulan.

Setelah larut malam Abi mengantar mba Vanya ke kamar, mama sudah terlelap. Sambil mendengarkan cerita menggebu-gebu mba Vanya tentang bermain pasirnya. Sambil meneruskan mimpi yang terpotong tadi.

Paginya, ternyata panitia sudah menyiapkan game-game menarik untuk anak dan para ayah. Game membuat Istana Pasir tentunya. Dan juga game tarik tambang untuk para bapak dan beberapa game kecil lainnya sebelum waktu sarapan.


Tidak terlalu panas disini, banyak pohon yang rindang

Dilanjutkan dengan waktu sarapan. Bangun tidur tadi mama sudah beli nasi uduk karena adik semalam tidak sempat makan malam. Jadi pas disuruh sarapan mba Vanya lebih memilih pergi ke kolam renang, dengan alasan sudah kenyang.

MashaAllah, sarapan sambil menghirup udara segar dan memandang pantai itu menenangkan

Jadi di Salsa Beach Hotel ini dilengkapi dengan kolam renang anak dan kolam renang dewasa. Padahal mama mau ajak mbak jalan-jalan dan berfoto dulu sebelum bermain basah-basahan. Huhuhu...Gak ada foto ber-empat disini. Fotonya berdua adik doang.

Kolam renang yang tersedia

Mba Vanya benar-benar menikmati waktunya, "Vanya Time". Main pasir, main ombak, nyemplung ke kolam renang. Tak peduli sama diajak foto dan difoto. Karena di lokasi hotel ini mayoritas pengunjungnya adalah rombongan dari kami. Jadi mama dan abi tak was-was membebaskan mba bermain sendiri tanpa kami. Fokus mama ke Adik Aida yang menguntit mba Vanya. Takut terjatuh, minta mimik atau butuh lotion sunscreen misalnya, *uhuk.

Persenjataan/tentengan emak-emak

Bermain pasir pantai mempunyai banyak manfaat bagi anak diantaranya adalah sensori, kreatifitas, sosialisasi, melatih fisik, dan juga meredakan emosi. Dengan bermain pasir anak akan belajar mengenali tekstur pasir basah maupun kering dan sensori lain berupa kerang dan bebatuan kecil. Melatih kreatifitas anak dalam membentuk istana miliknya. Belajar bersosialisasi dengan kawan ketika bahu-membahu dalam membuat istana pasir ini. Melatih fisik otot tangan dengan menggenggam pasir membentuk bagunan, ataupun memindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan menyandingkan kedua telapak tanggannya agar pasir tak berceceran. Dan terakhir menenangkan perasaan dengan bermain pasir di alam lepas. Dengan semilirnya angin dan deburan ombak.

Aida berkenalan dengan ombak

Berlari di tepi pantai

Selain bermain pasir, ketika ke pantai anak-anak dapat merasakan sensasi bermain ombak. Kaki terdorong dan terseret ombak, berlari menghindari ombak dan berenang dipinggir pantai, Jika anak mulai berenang dipinggir pantai orang tua hendaknya menemani ya.

Disini juga dilengkapi dengan Banana Boat. Abi Vanya naik Banana Boat, dan mba Vanya naik sky yang menarik Banana Boatnya. Tanpa mama dan adik. Cihuy mba Vanya berani yaa...dia menyaksikan Abi dan kawan-kawannya dijatuhkan di lautan.

Setelah itu kita bermain ayunan yang tersedia disana, sambil mengagumi karya Allah yang Masha Allah indahnya. Mengamati pantai dan langit yang sama birunya. Dilanjutkan dengan kembali ke kamar, membersihkan diri dan berkemas untuk pulang.

Mumpung mau difoto, bermain ayunan

Bermain Ayunan

Tersedia Mushola di tengah hotel

View yang dapat dilihat

Mama dan Aida berjalan, tapi pas diujung tidak aman untuk anak yg kinestetik

Jembatan yang tersedia untuk melihat view pantai

Tersedia juga penginapan bergaya etnik ini

Inilah kisah liburan kami bulan ini, bulan depan kami ada trip dari sekolah mba Vanya ke Lava Park, Cikarang Timur. Tempat out bond, memanah, berkuda dan berenang yang dikelola secara syar'i. Sangat nyaman bagi para bunda untuk "me time" berenang tanpa takut terlihat aurat kepada yang bukan mahrom. Nantikan cerita kami selanjutnya ya.

#HijrahParenting 
#30CeritaHijrah 
#CeritaHijrah20 #CeritaHijrah_RekreasiKeluarga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @sukmanyamega