Postingan

Seni Berbicara dengan Suami

Gambar
Bismillah
Siapkan  kacu (sapu tangan), mohon bersabar, mohon bersabar ... ini ujian.
Emak mau bercerita tentang beberapa kegagalan dalam berkomunikasi dengan suami. Sehingga segala hal yang saya minta selalu tertolak.
"Jadi tahu betul nih rasanya ditolak, maafkan yah bray yang sempat ditolak cintanya dahulu," seloroh emak sok laku.
Pelajaran apa yang bisa dipetik dari kasus saya?
"Bahwa, setiap luka hati itu tergantung kita mau disembuhin apa mau jadi bahan ungkit-ungkit." Memaafkan itu mudah yang sulit adalah melupakan hal yang menyakitkan diubah menjadi pelajaran berharga yang hanya didapat dari pembuat luka.
Andai stok maaf kita ini tak berbatas, pasti pengadilan agama sepi cuy. Coba bayangkan saja, segala sesuatu bisa dihadapi tanpa harus saling meninggalkan.
Bagaimana caranya?
Berhenti mengikuti kalimat bijak, "Paku apabila sudah tertancap pada kayu kemudian dicabut, akan meninggalkan bekas." Harus dihindari kalimat seperti itu, karena itu memaklumi…

Lelah Meraih Renjana [PUISI]

Bismillahirrahmanirrahim 🌼🌼🌼

Beberapa tahun lalu, kerjaan saya adalah pergi ke peyewaan buku bersama teman-teman. Menyewa buku kesukaan masing-masing. Nantinya setelah selesai baca, tukar-tukaran. Sebelum waktunya mengembalikan buku.

Jadi kangen sama teman-teman. Sekarang mau nulis apa ya?
Puisi ajalah ya  ....

Lelah Meraih Renjana
Karya : Lantana Ungu

Kutatap kerlap-kerlip langit
Berharap ada bahagia menyelusup relung hati
Tubuhku terasa remuk redam
Penat menjajah tubuhku

Kerlip bintang menghiasi langit
Namun bahagia tak jua datang padaku
Gontai langkahku
Pucat pasi wajahku

Bukan kerlip bintang yang keliru
Hatiku bergeming tawar terasa
Jiwaku yang terlunta
Hingga raga tiada berdaya

Lihat aku wahai kekasih
Palingkan wajahmu padaku
Semaikan kembali putik-putik bahagia
Jiwaku terkungkung nestapa

Lama sudah engkau membisu
Meruntuhkan segala harapan dan cinta
Raih kepingan hatiku wahai kekasih
Rekatkan hingga berwujud

Lelah ...
Kalah ...

Lihat aku wahai kekasih
Biarkan binar matamu cer…

Kiat Mendongeng Dengan Hati

Bismillahirrahmanirrahim πŸ’œπŸ’œπŸ’œ
Mendongeng atau berkisah adalah cara ampuh untuk menularkan gagasan, ide, idealisme, nilai dan norma, kepada anak kecil.
Mendongeng atau berkisah ini mudah, sederhana dan menyenangkan. Sebelum masuk pada kiat-kiat sukses mendongeng dengan hati, kita tanamkan anggapan bahwa mendongeng itu mudah, sederhana dan menyenangkan. Dengan mendongeng kita bisa dengan rileks, menanamkan nilai kepada anak tanpa harus berdebat dan marah-marah. (Yekan mak?)
Setelah lulus dengan penanaman kata mudah, sederhana dan menyenangkan itu berhasil, kemudian mulailah bercerita, dengan hati yang senang dan bahagia.
Sekarang saatnya kita cari tahu apa saja sih mak manfaat mendongeng atau berkisah itu? Boleh dong sebut satu persatu, kalau kurang tar nambah ya. (Udah kaya makan bakso aja!)
Menanamkan nilai-nilai kehidupanMembangun kemampuan literasiMenyampaikan sejarahMengembangkan cara berfikir, imajinasi, emosi dan intimasiMembahagiakan atau menghibur Yuk mari, kita ulas sedikit …

Pendidikan Jelang Baligh

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Menuliskan kembali ilmu sebagai murojaah ilmu yang diperoleh ketika kajian online bersama Ummi Kurnia Sari Mulia.

Ummi Mulia berkata bahwa pendidikan jelang baligh ini sangat kurang gaungnya. Meskipun beliau sudah merintisnya sejak 2005 bersama lembaga LPPA di Medan miliknya. Minim mitra bicara serta beberapa ustaz yang mumpuni kurang merespon ketika beliau kunjungi.
Baru di tahun 2016, mulai berkembang dan pertemuan dengan Bunda Elly Risman membuat usahanya semakin membuahkan hasil. Memang benar adanya, emak-emak seperti saya cenderung berfokus pada pendidikan usia dini tanpa mempersiapkan diri untuk menyempurnakan pendidikan jelang baligh.
Padahal alangkah baiknya jika sejak awal menikah kita sudah tahu pasti, ketika memiliki buah hati maka langkah-langkah mendidiknya sudah diketahui dengan baik. Jadi emak macam saya ini merasa kejar tayang antara belajar dan mendidik anak.
Sungguh pilu terasa di relung hati. Tergopoh-gopoh emak waktu mendapatkan kaji…

Kenalkan Karakter Sopan Santun Pada Anak

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim 😍😍😍

Kali ini mau mengupas tuntas tentang karakter sopan santun. Yang mana bangsa kita dahulu terkenal dengan penduduk yang ramah dan sopan. Tetapi ternyata bangsa lain seperti Jepang, Hongkong dan Korea juga santun-santun ya orangnya.
Zaman saya kecil, orang-orang sudah jarang sekali belajar bahasa Jawa Krama Inggil. Padahal itu adalah bentuk sopan santun dalam etnis Jawa. Apalagi sekarang, demi menjaga kesopanan, anak-anak cenderung diajarkan bahasa Indonesia ketimbang bahasa Jawa Krama Inggil.
Tidak jadi soal, karena sopan santun tidak terbatas hanya dalam percakapan. Mencakup pada tingkah laku dalam keseharian. Dan perlu digaris bawahi  tingkat kercedasan seseorang tidak menjamin terbentuknya karakter ini dengan baik.
Sopan santun ini termasuk akhlak mulia yang harus kita tanamkan pada anak-anak. Ada beberapa peribahasa jawa mengenai sopan santun. "Becik ketitik ala ketara, artinya akan muncul kepermukaan yang baik dan yang buruk juga akan kelihatan…

Sharing Session : Bangun Percaya Diri Anak Sejak Dini

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim 😘😘
Ini putaran kedua "Sehari Satu Tulisan" dalam Kelas Literasi Ibu Profesional. Ternyata tugas untuk putaran kedua ini adalah menulis untuk orang lain (menulis Blogpost atau teknik blogging). Baru tahu setelah bulan Juni (awal catur wulan kedua) berlalu.

Untuk itu emak mau membagikan materi sharing session saya siang tadi di grup whatsapp, Komunitas Hijrah Islamic Parenting. Di komunitas ini, tahun kemarin saya jadi penanggung jawab "Writing Club", tapi awal tahun ini vacum dan baru mau aktif kembali menunggu PJ tambahan.
Karenanya saya sekarang aktif di Divisi Tarbiyah Orangtua, jadi sekretaris divisi sekaligus penanggung jawab program Tarbiyatul Aulad seri Sirah.
Minggu ini program mulai aktif kembali, entah mengapa Kadiv saya, meminta saya untuk isi kulwap dengan tema di atas. Setelah ditelusuri karena kedua anak saya ternyata dinilai tingkat percaya dirinya tinggi, jadi cocok berbagi kisah tentang ini.
Di bawah ini materi yang saya …

Perlengkapan Mendaki Gunung Untuk Pemula

Gambar
Hai kawan 😍😍😍

Siapa diantara kalian para wanita yang suka mendaki gunung? Kita toss dulu kalau begitu. Mendaki gunung adalah salah satu kegiatan positif yang sempat menjadi kegemaran saya. E tapi kalau kata emak saya itu lebih banyak mudharatnya dari manfaatnya. Jadi terserah mau yang mana, saya badung sih (ngaku).
Mendaki gunung itu diperlukan stamina yang kuat. Teringat saat pertama kalinya naik gunung. Tidak sampai puncak, ketemu hujan dan badai lalu kita nge-camp di pos III gunung Merbabu. Dan sampai rumah badan terasa remuk redam, terutama pas bangun tidur paha terasa berat.
Itu karena zaman itu saya kurang persiapan, apa-apa tidak bawa, cuma makanan. Dan lagi saya salah kostum, pakai celana berbahan jeans yang ternyata ketika dalam ketinggian, menyerap dingin. Brrr!
Tapi saya tidak lantas kapok malah semakin besar rasa penasaran saya, kuat gak ya sampai puncak? Yang terpenting adalah mengumpulkan tekad untuk sampai puncak. Serta selektif memilih rekan, hanya berpartner dengan…